FAQ
Frequently Asked Questions
Bahaya Kebakaran Kelas A adalah bahaya kebakaran dari material padat,
Kelas B adalah bahaya kebakaran dari cairan yang bisa menyala/flammable dan Kelas C adalah bahaya kebakaran akibat listrik.
Jadi APAR yang digunakan harus dari jenis ABC Multi-guna.
Untuk keterangan lebih detil, silakan klik tautan berikut : Fire Class
Untuk keterangan lebih detil, silakan klik tautan berikut : Fire Class
Kebakaran akibat minyak goreng dan lemak dikategorikan Kelas K (dalam sistem Amerika) atau Kelas F (dalam sistem Eropa/Australia).
Karena karakteristik dari kebakaran minyak goreng yang memiliki flash point yang tinggi (sekitar 350 ~ 370 Celcius),
pemadam api Kelas A, B dan C kurang efektif digunakan untuk memadamkan api kebakaran jenis ini.
Beberapa jenis APAR seperti Kitchen Safe / Chef Safe dapat digunakan karena efek pendinginan yang ditimbulkan dan
membuat lapisan selimut kerak di atas permukaan minyak goreng untuk menghalangi oksigen (menghalangi penyalaan kembali).
Kemampuan alat pemadam untuk memadamkan kebakaran yang diberi kode huruf dan angka contohnya 2A 10B, 3A 15B, 4A 20B dsb.
Huruf menunjukkan kelas kebakaran & Nomor menunjukkan ukuran besarnya api yang dapat dipadamkan.
Tentunya penentuan besaran angka (Fire Rating) berdasarkan hasil pengujian yang disesuaikan dengan kelas kebakarannya yaitu A,B,C,D dan F atau K
(Coba kembali dilihat mengenai Penggolongan Kebakaran) -
Permenakertrans No. 04/Men/1980 Bab I Ketentuan Umum Pasal 2. Salah satu contoh standar pengujian fire rating adalah : BS EN 3-7:2004+A1:2007.
